Allah Maha Membolak-balikkan Hati

Siang diciptakan agar manusia mengenal cahaya
Begitupun gelap waktu malam
Supaya jelas perbedaan antara keduanya

Api diciptakan sebagai pelita di kala gulita
Agar sang hamba tahu jarak dan letak bayangnya
Meski pekat malam menenggelamkan dirinya

Bayangan akan tetap hitam
Meski beribu-ribu lentera disiapkan
Senantiasa bersembunyi ia di balik badan

Biarkan saja sang bayang
Di baliknya adalah senyata-nyata jalan
Di sepanjang sisinya, pasanglah seribu lentera pada seribu pancang

“Kata-kata tidak lain hanyalah bayangan dari kenyataan. Kata-kata merupakan cabang dari kenyataan. Apabila bayangan saja dapat menawan hati, betapa mempesona kekuatan kenyataan di balik bayangan itu!” (Jalaluddin Rumi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s