Sinar Sejahtera

Ya itu sebuah judul yang sebenarnya adalah sebuah nama dari suatu lembaga atau organisasi atau badan atau apa ya namanya,,,mungkin lebih tepatnya semacam lembaga penipuan kali ya,,,hoho,,,

Alkisah ada sebuah organisasi,*ya anggap aja namanya organisasi,,, organisasi itu beroperasi di Wonosobo, Jawa Tengah. Organisasi tersebut bergerak dibidang penyimpanan uang/ aset. Aku tau banyak tentang organisasi ini karena kebetulan tetangga samping rumahku adalah seorang koordinator dari organisasi itu.

Pertama akan kuceritakan mengenai struktur organisasi dari Sinar Sejahtera. Pemiliknya bernama Gunawan,,,*sepertinya bukan nama sebenarnya karena dia sering pindah2 kota dan berganti nama. Di organisasi ini, Gunawan bertindak sebagai direktur. Di bawah direktur ada seorang wakil direktur, sekretaris dan beberapa koordinator. Nah koordinator ini bertugas sebagai pencari nasabah.

Kedua, akan kuceritakan mengenai mekanisme simpan dan bunga di organisasi itu. Jadi, setiap nasabah yang memasukan uangnya akan memperoleh laba yang sangat tinggi. Ketika seorang nasabah memasukkan uang sebesar Rp 2.500.000,00 maka akan memperoleh bunga sebesar Rp  20.000,00 per HARI…dengan operasi kerja seminggu ada 5 hari, sehingga apabila memasukkan uang sebesar Rp 2.500.000,00 maka akan mendapatkan bunga sebesar Rp 400.000,00/bulan. Dan itu berlaku kelipatannya. Bahkan bank besar pun juga tidak berani memberikan bunga sebesar itu,,,mantapss kan. Pantes aja kalo banyak orang tergiur untuk menanamkan uangnya ke Sinar Sejahtera. Dari pihak Sinar Sejahtera sendiri mengatakan bahwa mereka bisa memberi uang sebanyak itu, karena modal yang masuk akan digunakan untuk membeli saham emas, sehingga dapat memberi keuntungan yang banyak ketika nilainya naik. Sebenarnya secara singkat itu dapat dikategorikan dengan berjudi karena memfokuskan pada untung2-annya itu.

Ketiga, aku akan menceritakan tentang para korban. Ya para korban kebanyakan dari kalangan pedesaan yang bisa dianggap kurang berwawasan luas tentang praktek2 penipuan. Eh tapi jangan salah, ternyata banyak juga yang dari PNS dan orang2 wiraswasta… ya mereka2 itu lebih tepatnya bisa dikatakan sebagai orang yang tidak puas dengan kekayaan yang dimiliki dan ingin melipat-gandakan kekayaannya dengan cara yang bisa dianggap tidak halal.

Cerita korban 1:
si korban yang bekerja sebagai wiraswasta salon, meminjam uang dari bank sebesar Rp 50.000.000,00 dengan agunan rumahnya. Uang itu lalu dimasukkan ke Sinar Sejahtera (SS) dengan harapan akan memperoleh banyak bunga. Padahal penghasilan perbulannya tidak cukup untuk melunasi hutang.

Cerita korban 2:

Si korban adalah seorang PNS. Dia meminjam uang dengan agunan SK kerjanya. Jadi untuk melunasi uang dengan cara potong gaji. Dan hasil potongan gaji yang dia terima hanya sebesar Rp 20.000,00 dan menggantungkan penghasilannya dari bunga SS yang dianggapnya jauh lebih besar daripada gaji yg diperoleh tiap bulan.

Cerita korban 3:

Si korban seorang wiraswasta di banyak bidang dan cukup terkenal di Wonosobo, ntah dapat uang dari mana yang jelas dia memasukkan uangnya di SS sebesar 1 MILYAR lebih 500 ribu,,,mantapss kan,,,padahal keluarganya terkenal sebagai keluarga muslim.

Cerita korban lain-lain:

Rata2 korban menjual tanah, rumah dan aset2 berharga mereka untuk dimasukkan ke SS. Bahkan setelah 3 bulan kontrak penanaman modalnya habis, mereka berlomba2 untuk memasukkan uang lebih banyak ke SS itu. Sehingga rata2 tiap orang bisa memasukkan uang lebih dari 10 jt!!

Keempat, aku akan menceritakan tentang tetanggaku yang jadi koordinator di SS tersebut. Tetanggaku sebenarnya seorang PNS yang akan pensiun 1 tahun lagi. Dia juga seorang wiraswata yang keren karena hampir semua usahanya sukses. Karena tergiur akan memperoleh uang yang banyak dari SS akhirnya dia bergabung dengan SS dan bersedia menjadi koordinator untuk mencari nasabah,,,karena yah tentu saja menjadi kordinator itu jauh lebih menguntungkan.

Nah mungkin yang jadi pertanyaan pembaca, : kenapa aku tau detailnya???

Hoho,,,karena banyak orang yg datang ke tempat tetanggaku itu dan mereka misuh2 alias marah2 dan jadinya curhat deh,,,berhubung suaranya keras, maka tanpa aku sengaja ndengerin pun udah kedengaran,,,haha

Lanjut ke cerita,,,

Kurang lebih 1 bulan yg lalu, si Gunawan, sang pemilik SS melarikan diri. Ya sudah jelas, akhirnya 1 kota Wonosobo heboh bukan main… pingin tau berapa uang yg berhasil dibawa ma si Gunawan???
jumlahnya Rp 200 M,,,,untuk pribadi si Gunawan sebesar 110 M sedangkan yang lain dibagi ke para koordinator,,,gila bukan?! Uang sebesar itu bukan untuk diinfaqkan ke yang ber-hak malah disumbangin ke orang yang gak jelas,,,haha,,,,itulah manusia-manusia murka,,,yang tidak puas akan kekayaannya sehingga akhirnya kena tipu,,,,bisa buat pelajaran untuk kita semua,,,^_^

Kelima, aku akan menceritakan nasib para korban sekarang ini,,,lanjutan dari yang di atas

Cerita korban 1

Si korban terpaksa kontrak rumah yang lebih kecil untuk usaha salonnya sedangkan rumahnya sendiri dikontrakkan dan bekerja keras2an untuk melunasi utang Rp 50.000.000,00 dari Bank.

Cerita korban 2

Menangis…ya jelas,,,bayangkan saja 20rb/ bln !!!! mau makan apa? Hidup sendiri saja tidak cukup apalagi untuk 1 keluarga?!!! Mau bekerja pun sudah tidak bersemangat karena ibaratnya dia seperti bekerja untuk orang yg dia sendiri tidak tau sudah pergi kemana,,,

Cerita korban 3

Hmmm apa ya,,,mungkin dah ikhlas meng-infaqkan uang 1 M lebih 500rb buat si Gunawan,,,haha,,, Haji yang aneh,,,itu menurutku haha,,,, terkesan sia-sia dia dah sampe haji kok sama uang masih mengejar2 dan pake cara yang tidak halal lagi,,, haji hanya sekedar untuk peningkatan status ya kayak gitu,,, Naudzubillah min dzalik,,,

Cerita korban yang lain

Otomatis MARAH2 !!! dan pasrah serta lemas terkulai karena kehilangan uang puluhan juta…

Cerita tetangga-ku

Sekarang dia melarikan diri ntah kemana. Si Ayah gak jelas kemana, dan dikabarkan masuk rumah sakit jiwa karena stress dapat tekanan dari para nasabah yang masuk ke SS melalui dia. Si Ibu dan anak terpaksa ngungsi ke tempat sodaranya. Kedua anaknya bahkan rencana pindah sekolah karena sudah tidak tahan lagi disindir oleh guru dan temen2 sekolahnya,,,, sejujurnya aku kasihan dengan nasib keluarga tetanggaku ini,,,awalnya sudah baik2 jadi PNS dan sekarang semua hancur berantakan karena mengejar harta dunia yang akhirnya juga musnah….

Aku sendiri sebenarnya merasa kasihan dengan para korban, apalagi yang 1 bulannya hanya dapat Rp 20 rb,,,tapi mungkin itulah balasan dari Alloh atas ke-murka-an mereka terhadap harta dunia dan bahkan sampai menghalalkan segala cara,,,

Alhamdulillah juga karena keluargaku tidak ikut ketipu. Dari awal, aku dan adikku sudah curiga karena bank besar yang perhitungan bunganya sudah dihitung mati2an saja hanya berani bunga maksimal 6% per bulan,, eh ini ada semacam organisasi yang berani memberikan bunga 20% lebih tiap bulannya…I think this is very impossible…

so buat yang baca,,hati2 saja dengan praktek pelipat-gandaan uang yang tidak wajar. Mending jika punya harta berlebih buat saja usaha yang dapat merekrut dan membantu banyak orang. Itu jauh lebih bermanfaat daripada menimbun kekayaan untuk diri sendiri,,,Wallahu’alam ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s