Bagaimana Meraih beasiswa di Luar Negeri?

Lagi2 backup artikel tentang kuliah di luar negeri….hohohoho

Bagaimana Meraih beasiswa di Luar Negeri? Sekolah di luar negeri bagi sebagian orang yang mampu mungkin bukan sebuah angan-angan. Namun bagi kebanyakan orang, melanjutkan studi di luar negeri merupakan sebuah mimpi yang harus diwujudkan dengan susah payah. Salah satu cara untuk mewujudkan mimpi tersebut adalah dengan mendapatkan beasiswa untuk sekolah luar negeri. Banyak beasiswa yang ditawarkan bagi pelajar dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia dan ada beberapa yang dikhususkan bagi pelajar Indonesia. Apa saja yang harus dilakukan untuk meraih beasiswa, berikut beberapa hal yang bisa berguna: 1. Informasi Ini hal pertama yang harus dilakukan, cari informasi tentang beasiswa sebanyak mungkin. Anda bisa mencarinya dengan surf/browse di internet, menjadi anggota milis beasiswa (beasiswa@yahoogroups.com), koran, kedutaan besar, bagi dosen atau guru di universitas masing dan kementrian pendidikan nasional, bagi PNS bisa di kantor masing2, Bappenas/Bappeda, Sesneg, dll. Informasi yang dicari harus lengkap, seperti tata cara pelamaran, persyaratan nilai minimum, bahasa yang digunakan, nilai minimum TOEFl/IELTS, dokumen yang diperlukan seperti Letter of Acceptance, deadline time, syarat-syarat khusus (seperti hanya untuk dosen atau PNS), coverage (full scholarship, partial, atau sandwich) dsb. 2. Bahasa Mendapatkan beasiswa bukan sesuatu yang mudah dan didapat dengan cepat. Banyak persiapan yang harus dilakukan, dan salah satu kendala bagi pelajar Indonesia adalah faktor bahasa. Kemampuan bahasa asing sangat penting guna kelancaran studi, karena kita akan sekolah di tempat lain dimana bahasa asing digunakan. Kebanyakan program beasiswa dilaksanakan dengan bahasa inggris, sehingga dari kemampuan dasar bahasa inggris dalam surat menyurat, hingga ke TOEFL atau IELTS sangatlah penting. Kemahiran bahasa tidak didapat dalam satu atau dua bulan, perlu berbulan bulan guna persiapannya. Untuk nilai TOEFL nilai minimum biasanya adalah 550 dan IELTS 5 (untuk Australia). 3. Pelamaran Beasiswa Biasanya sebelum melamar, ada beberapa beasiswa yang mensyaratkan hal2 tertentu, berikut beberapa hal yang pernah saya alami: I. Beasiswa program Bappenas. Hanya PNS dengan minimum telah 2 tahun bekerja yang diperbolehkan mendaftar. Ada beberapa proses seleksi; seleksi berkas dan dokumen, TPA (Tes Potensi Akademik) dan TOEFL, Ada tiga jenis beasiswa yg ditawarkan bappenas: a. Luar Negeri Anda akan diberi kursus bahasa selama 6 bulan guna persiapan mendapatkan nilai TOEFL yg layak untuk melamar beasiswa luar negeri, spt AUSAID, STUNED, etc. b. Double Degree Dalam program ini, satu tahun studi di dalam negeri dan satu tahun di luar negeri dan akan juga diberi program persiapan bahasa selama 4 bulan untuk persiapan pelamaran beasiswa ke luar negeri melalui STUNED, Jepang dll. c.Dalam Negeri Untuk program yang terakhir ini kandidat yang lulus langsung studi di beberapa program di universitas di dalam negeri yang telah ditunjukan oleh bappenas. II. STUNED Program beasiswa ini di kelola oleh NEC (Netherland Education Center) dan anda bisa mencari infonya di website : http://neso.nuffic.nl/indonesia/home/ Secara umum langkah2 yang harus dilakukan adalah: a. Karena NEC mensyaratkan bahwa kita sudah diterima di salah satu universitas di belanda maka carilah informasi program dan universitas yang anda ingin tuju untuk studi, ini anda bisa dapatkan via internet atau datang langsung ke kantor NEC di jakarta. b. Lakukan kontak dengan universitas yang anda minati dan pelajari syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi student disana. c. Untuk stuned, anda diperbolehkan untuk mendaftar dan mengikuti tes beasiswa meski belum mendapatkan Letter of Acceptance dari universitas. Namun saat anda terpilih menjadi kandidat penerima beasiswa, anda harus bisa menunjukkan surat LOA tsb. III. AUSAid. Bagi anda yang ingin bersekolah di negeri kangguru, salah satunya bisa melamar ke beasiswa AUSAid. Program beasiswa ini cukup terkenal dan pembukaan beasiswa biasanya diumumkan di koran nasional. Bagi program master, ada 2 jenis program yakni master by research or by course. Program beasiswa yang satu ini tidak mengharuskan kita untuk kontak dan telah diterima di salah satu universitas di Australia. Kita cukup melamar dengan mengisi formulir yang tersedia. Jika ternyata kita memenuhi persyaratan, kita akan dipanggil untuk tes IELTS dan wawancara. Keduanya sangat menentukan. Untuk IELTS anda bisa belajar dari lembaga2 kursus2. Dalam wawancara ada beberapa pertanyaan yang seingat saya ditanyakan: Background, pendidikan, pekerjaan saat iniProgram master yang diminati, serta hubungannya dengan pekerjaan saat ini dan pembangunan indonesia ke depan. Untuk wawancara saya rasa sangat krusial, karena jika IELTS sudah melebihi nilai 5 sudah dinyatakan lulus IELTS, hanya saja nanti saat masa persiapan bahasa akan lebih lama (sekitar 6 bln) IV.VLIR (Vlaamse Interuniversitaire Raad) Beasiswa yang satu ini memang jarang didengar oleh para pencari beasiswa, karena memang tidak ada pengumuman di koran2 dan tidak ada lembaga perwakilannya seperti STUNED di NEC, dll. Namun jumlah penerima beasiswa VLIR dari indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan program beasiswa lainnya. Anda bisa mulai dengan memperhatikan informasi selengkapnya di: http://vliruos.be kemudian pilih program master yang cocok dan sesuai dengan minat anda. Di setiap program, terdapat seorang professor yang merupakan ketua dari selecting committee di universitas. Sebaiknya anda kontak beliau dan juga browse untuk mencari info tentang riset yang sedang dilakukan oleh universitas tsb. Salah satu alat para pemberi beasiswa utk meng assess kemampuan serta kecocokan seorang kandidat adalah dari motivation statement serta dari riset proposal. Tentunya akan lebih bagus jika background, pekerjaan anda skrg serta riset yang akan anda tekuni sesuai dengan bidang serta riset di universitas yang anda tuju. 4. Doa dan tawakal. Selain anda berusaha juga doa baik dari anda sendiri maupun dari orang tua, keluarga dan teman adalah factor yang paling penting. Dan yang paling penting diingat bahwa hasil dari usaha anda adalah hak Allah SWT. Kita hanya diwajibkan untuk berusaha yang terbaik.

Setia Pramana

Bioinformatics Research Group Center for Statistics

Hasselt University Agoralaan –

building D 3590 Diepenbeek Belgium

nah all diambil dari :
http://hafidztio.blogs.friendster.com/my_blog/
http://hafidztio.multiply.com/

maaf bukan maksud mengcopy paste article saya cuma ingin backup article biar saya mudah nyarinya…:D:D:D. Thank’s guys..

2 thoughts on “Bagaimana Meraih beasiswa di Luar Negeri?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s